Showing posts with label hias. Show all posts
Showing posts with label hias. Show all posts

Thursday, September 1, 2016

5 Jenis Ayam Hias



    Kalau kamu punya halaman atau pekarangan yang luas di sekitar rumah, sebaiknya dimanfaatkan untuk memelihara hewan. Salah satunya Ayam Hias. Hewan yang satu ini sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Banyak orang yang memelihara di rumahnya sebagai hobi dan bahkan di jadikan bisnis. Ayam hias berbeda dengan ayam biasa yang sering kita makan. Ayam hias memiliki bentuk tubuh yang berbeda dengan ayam potong. Selain itu, ukuran mereka dan warna bulu mereka sangat indah dan unik. Bahkan ada yang suaranya unik. Oke deh, kita langsung saja bahas beberapa jenis Ayam hias, diantaranya:

Ayam Kate

Ayam kate berperawakan kecil, berkaki pendek dan unik karena memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan ayam biasa, terutama dalam hal keindahan bulu, jengger, penampilan fisik dan tingkah laku. Ada beberapa macam ayam kate, antara lain:
  1.  Ayam kate local
  2.  Ayam kate batindo
  3. Ayam kate Bangkok
  4. Ayam kate Emas
  5. Ayam kate cochin
  6. Ayam kate kaki pedang

     Ayam Poland

     Walaupun namanya memiliki embel-embel polland ternyata ayam ini tidak berasal dari polandia, kampung halaman ayam ini adalah russia. Mereka ini merupakan jenis ayam yang unik karena bentuk mereka yang sering menjadi sorotan banyak orang, dilihat dari warnanya hitam mulus, ayam yang jantan memiliki jengger seperti tanduk atau berbentuk V dan berwarna merah cerah, dibelakang jengger ada jambul atau bulu mahkota yang panjang, lebat dan kaku yang berwarna putih. Sedangkan, jengger ayam betina tidak nampak karena tertutup bulu mahkota yang berbentuk kribo.

    Dibeberapa negara ayam ini sering dijadikan ayam lomba, dimana keunikan bentuk mereka yang menajdi penilaiannya, makin cantik bentuk jambul mereka maka makin bagus penilaian dari juri – juri. Sebagai ayam hias maka memang jarang sekali ayam polland dijadikan ayam potong, tetapi membudidayakan mereka tergolong sulit karena beberapa kasus ayam polland sering membunuh anaknya sendiri yang baru menetas.


Ayam Batik


     Walaupun bernama ayam batik tetapi ayam ini bukan berasal dari indonesia, habitat asli mereka berasal dari Eropa yang dikenal juga dengan nama Sebrict Bantam di Inggris, banyak orang juga mengira ini adalah ayam yang berasal dari italia tetapi itu pun salah, kampung halaman ayam ini adalah inggris. Warna bulunya berukir-ukir seperti batik dengan motif sisik ikan yang jelas dan rapih. Memiliki warna dasar coklat kemerahan atau kekuningan dan disebut Batik Kanada, serta yang berwarna dasar putih keperakan disebut Batik Italy. Bukan hanya di indonesia, ayam ini juga telah memikat hati banyak orang di dunia sehingga penyebaran ayam ini telah meluas ke seluruh dunia.


Ayam Ketawa

Seperti namanya ayam ini memang memiliki suara seperti orang yang sedang tertawa, suaranya yang khas menjadikan ayam ini sebagai ayam aduaan, kategori suara mereka terbagi menjadi 3 pertama suara ketawa gretek, suara dangdut dan suara slow. tetapi untuk kalian yang ingin memelihara mereka untuk dijadikan binatang hias dirumah ayam ini tepat untuk kalian pilih selain suaranya khas ayam ini juga akan menjadi sorotan banyak orang.


Ayam Kapas

Ayam ini berasal dari China, memiliki bulu seperti kapas yang mengembang berdiri sehingga tampak besar dari kejauhan. Warna bulunya putih, dibelakang jengger terdapat jambul yang tumbuhnya mengarah ke belakang. Bobot ayam jantan 0,8 kg dan betina 0,6 kg.Bulu mereka yang panjang memang berfungsi untuk menjaga tubuh mereka tetap hangat saat iklim ekstrim di china yang terkadang datang tiba-tiba. Sama seperti ayam poland karena keunikan bulu, ayam ini sering dijadikan ayam lomba di beberapa negara.

Wednesday, August 17, 2016

5 Manfaat Memelihara Ikan Hias

     Kamu memelihara ikan hias di rumah? Maka anda beruntung, karena selain sebagai hiasan, memelihara ikan hias di rumah bermanfaat bagi kesehatan. Dalam sebuah penelitian membuktikan bahwa melihat ikan hias di akuarium dapat menenangkan pikiran dan menghilangkan stress.
     Para ilmuan menyebutnya dengan terapi akuarium, disebutkan bahwa melihat ikan dalam akuarium selain membantu dalam hal menenangkan emosional ternyata juga bermanfaat untuk membantu menstabilkan kondisi kejiwaan seseorang. Siapa sangka melakukan hal sederhana ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan, untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita simak ulasannya.

1. Mengurangi Stres

   Melihat ikan hias dalam akuarium terbukti dapat mengurangi tingkat emosi, ketegangan dan kecemasan seseorang, hal ini berdampak pada otak kita sehingga membuat kita semakin santai dan relax setelah menontonya. Mungkin diantara kita ada yang pernah melihat ikan hias berada di ruang tunggu rumah sakit. Mereka melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan. Melainkan untuk menghilangkan rasa stress pada pengunjung.

2. Menstabilkan Detak Jantung

     Selain menghilangkan rasa stres, menonton ikan dalam akuarium juga bermanfaat untuk menormalkan tekanan darah seseorang. Denyut nadi seseorang akan melambat sampai pada tingkatan normal dan melemaskan ketegangan di otot-otot seseorang setelah bekerja keras. Penurunan detak jantung akan mengurangi kinerja jantung sehingga jantung akan kuat yang berimbas pada usia seseorang.

3. Menterapi Pasien Alzheimar

  Alzhaeimar adalah sebuah penyakit jenis demensia yang ditandai dengan melemahnya fungsi otak, baik itu berupa pelemahan daya ingat, verbal maupun penalaran. Membiasakan diri untuk melihat ikan yang berwarna-warni di akuarium dapat memperbaiki tingkahlaku dan psikis pasien Alzheimar. Dalam banyak kasus banyak kita temukan pasien Alzheimar sulit dikendalikan karena agresif dan sangat merepotkan.

4. Membantu Anak Autis

   Kita ketahui bersama anak autis biasanya memiliki tingkat emosi yang tinggi, dengan membiasakan diri melihat dan berkunjung akuarium yang berisi ikan yang berwarna-warni dan gerakan yang indah akan membantu menenangkan emosi mereka.

5. Terapi Untuk Anak ADHD

   Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah anak yang memiliki masalah dan kesulitan untuk fokus. Ikan dalam akuarium dapat membantu mereka untuk berfikir lebih fokus. Dengan melihat ikan yang berwarna-warni akan menenangkan saraf-saraf otak, sehingga dapat membantu mereka yang mengalami kesulitan fokus untuk tenang dalam berfikir dan meningkatkan konsentrasi mereka.