Showing posts with label ikan. Show all posts
Showing posts with label ikan. Show all posts

Wednesday, August 17, 2016

5 Manfaat Memelihara Ikan Hias

     Kamu memelihara ikan hias di rumah? Maka anda beruntung, karena selain sebagai hiasan, memelihara ikan hias di rumah bermanfaat bagi kesehatan. Dalam sebuah penelitian membuktikan bahwa melihat ikan hias di akuarium dapat menenangkan pikiran dan menghilangkan stress.
     Para ilmuan menyebutnya dengan terapi akuarium, disebutkan bahwa melihat ikan dalam akuarium selain membantu dalam hal menenangkan emosional ternyata juga bermanfaat untuk membantu menstabilkan kondisi kejiwaan seseorang. Siapa sangka melakukan hal sederhana ini ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan, untuk mengetahui lebih lanjut, mari kita simak ulasannya.

1. Mengurangi Stres

   Melihat ikan hias dalam akuarium terbukti dapat mengurangi tingkat emosi, ketegangan dan kecemasan seseorang, hal ini berdampak pada otak kita sehingga membuat kita semakin santai dan relax setelah menontonya. Mungkin diantara kita ada yang pernah melihat ikan hias berada di ruang tunggu rumah sakit. Mereka melakukan hal tersebut bukan tanpa alasan. Melainkan untuk menghilangkan rasa stress pada pengunjung.

2. Menstabilkan Detak Jantung

     Selain menghilangkan rasa stres, menonton ikan dalam akuarium juga bermanfaat untuk menormalkan tekanan darah seseorang. Denyut nadi seseorang akan melambat sampai pada tingkatan normal dan melemaskan ketegangan di otot-otot seseorang setelah bekerja keras. Penurunan detak jantung akan mengurangi kinerja jantung sehingga jantung akan kuat yang berimbas pada usia seseorang.

3. Menterapi Pasien Alzheimar

  Alzhaeimar adalah sebuah penyakit jenis demensia yang ditandai dengan melemahnya fungsi otak, baik itu berupa pelemahan daya ingat, verbal maupun penalaran. Membiasakan diri untuk melihat ikan yang berwarna-warni di akuarium dapat memperbaiki tingkahlaku dan psikis pasien Alzheimar. Dalam banyak kasus banyak kita temukan pasien Alzheimar sulit dikendalikan karena agresif dan sangat merepotkan.

4. Membantu Anak Autis

   Kita ketahui bersama anak autis biasanya memiliki tingkat emosi yang tinggi, dengan membiasakan diri melihat dan berkunjung akuarium yang berisi ikan yang berwarna-warni dan gerakan yang indah akan membantu menenangkan emosi mereka.

5. Terapi Untuk Anak ADHD

   Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah anak yang memiliki masalah dan kesulitan untuk fokus. Ikan dalam akuarium dapat membantu mereka untuk berfikir lebih fokus. Dengan melihat ikan yang berwarna-warni akan menenangkan saraf-saraf otak, sehingga dapat membantu mereka yang mengalami kesulitan fokus untuk tenang dalam berfikir dan meningkatkan konsentrasi mereka.

Sunday, August 7, 2016

6 Hewan Petualang Paling Ekstrim di Dunia


     Kehidupan merupakan sebuah jalan yang panjang yang penuh dengan rintangan. Coba tanyakan kepada bar-tailed godwits (sejenis burung), European eels (belut Eropa), estuarine crocodiles (sejenis buaya) and Northern elephant seals (gajah laut) bagaimana "perjalanan" hidup mereka. Keempat hewan tsb merupakan hewan petualang. Mari kita lihat bagaimana "kisah unik" perjalanan mereka. 


1. Bar-Tailed Godwit


  
   Selama dua kali dalam setahun, bar-tailed godwit, sejenis burung petualang akan menempuh perjalanan sepanjang 14.000 mil (sekitar 22.530,816 kilometer dari Alaska (belahan bumi utara) hingga Selandia Baru (belahan bumi selatan) dan akan kembali lagi ke lokasi semula saat musim semi. Menakjubkan bukan? Burung ini dapat menempuh jarak sejauh itu dengan terbang selama 8 hari tanpa berhenti sejenak untuk makan maupun istirahat. 

     Bandingkan dengan burung lain, yang hanya bisa menempuh jarak dua kali lebih pendek dari bar-tailed godwit. Dan bandingkan dengan pesawat terbang buatan manusia, yang hanya bisa bertahan untuk terbang di udara selama 82 jam (sekitar 3 hari 10 jam).

    Bagaimana bisa burung kecil ini bisa mencapai tujuannya di belahan bumi selatan nun jauh di sana tanpa tersesat? Burung ini mungkin memiliki kompas alami dalam tubuh mereka. Mereka juga hemat dalam menggunakan energi saat terbang dan memiliki bentuk tubuh yang aerodinamis.

2. European Eel


  
   Berbicara mengenai petualang yang mengesankan, tak lengkap rasanya jika tak membicarakan belut satu ini. European eel alias belut Eropa berenang dari Eropa menuju laut Sargasso (berlokasi di utara Atlantik) sejauh 3.418 mile (sekitar 5.500,74 kilometer). 

  Mereka melakukan perjalanan sejauh itu hanya untuk melakukan perkimpoian dan bertelur. Ketika telurnya menetas, belut ini akan kembali ke Eropa. Seperti bar-tailed godwit, mereka juga hemat dalam mengkonsumsi energi saat bertualang.

3. Estuarine Crocodiles



    Buaya muara ini memiliki panjang hampir 7 meter dan berat hampir 450 kg. Buaya ini juga diketahui bisa menyebrang samudera untuk menuju tempat tujuannya. Dulu, orang-orang akan terkejut sekali jika melihat buaya ini mendekati pantai. Hewan ini banyak ditemukan di sungai, rawa dan muara payau, dan akan kembali ke lautan saat pasang. Saat surut, buaya ini akan kembali ke tepi pantai.

4. Northern Elephant Seals


     
    Penghuni asli samudera Pasifik ini menghabiskan banyak waktunya dengan melakukan perjalanan untuk mencari tempat makan hingga Alaska. Gajah laut jantan secara spesifik akan menghabiskan kurang lebih 250 hari dalam setahun menempuh jarak lebih dari 13.000 mile (sekitar 20.921,472 kilometer)Sedangkan betinanya, biasa melakukan travelling selama 300 hari dalam setahun (cutinya 65 hari ) dan menempuh jarak 11.000 mile (sekitar 17.702,784 kilometer).

     Tidak ada mamalia lainnya selain Northern elephant seal ini yang menghabiskan waktu selama itu untuk bertualang. Jika sedang "nganggur" alias tidak bertualang, mereka biasanya akan melalukan perkimpoian :kimpoi: ataupun berganti (lapisan) kulit.


5. Ikan Salem





    Pada musim bertelur, ikan salem akan berbondong-bondong kembali ke tempat asal ikan ini dilahirkan, di sungai jauh di atas dataran tinggi. Perjalanan ikan salem dari laut menuju hulu sungai memerlukan pengorbanan. Banyak rintangan, bahaya alam yang keras harus dihadapinya. Perjalanan ribuan kilometer, ombak besar, arus deras, batu karang yang tajam dan bahkan dengan melawan arus dilaluinya di laut.

  Memasuki sungai, ikan salem kembali menempuh arus deras, terkaman binatang pemangsa, bukit yang terjal, dan segala macam jerat manusia. Untuk mencapai tujuan di hulu sungai yang ada di tempat tinggi, ikan salem harus berjuang melompati jeram dan air terjun, atau bendungan yang tinggi. Ikan itu harus berenang dengan kecepatan 30 kilometer per jam agar mempunyai daya lompat setinggi tiga setengah meter!.

     Semua rintangan dan bahaya tidak mengurungkan niat ikan salem untuk bertelur. Tubuh yang terluka akibat benturan bebatuan sungai tidak bisa membuat surut. Satu tujuan dilakukan untuk meneruskan generasi. Sesampai di hulu sungai, dalam keadaan lelah dan terluka, ikan salem mencari tempat terbaik bagi sarangnya, meletakkan telurnya dan akhirnya mati.

6. Monarch Butterfly


  
  Kupu-kupu Monarch adalah jenis kupu-kupu yang termasuk ke dalam famili Danaidae. Kupu-kupu ini memakan tanaman perdu tahunan, Asclepias L. yang merupakan tanaman beracun pada sebagian hewan. 

     Senyawa kimia dari tanaman tersebut akan terakumulasi hingga kupu-kupu mencapai fase dewasa dan menjadi pertahanan dirinya. Predator, seperti burung akan menghindari kupu-kupu Monarch karena rasanya yang tidak enak untuk dimakan. Kupu-kupu ini memiliki sayap berwarna coklat terang dengan batas garis hitam dan titik-titik putih. Setiap tahunnya, kupu-kupu ini dapat bermigrasi dari wilayah Kanada ke Meksiko yang berjarak tempuh 4.500 km dengan jarak tempuh 80 km per hari.  Populasi kupu-kupu ini akan tiba di Meksiko pada awal November dan tinggal di daerah hutan cemara Michoacan hingga bulan Februari.

Tuesday, July 26, 2016

10 Hewan Yang Terdapat di Pokemon (Generasi Kelima)

      Tahun 2016 ini sedang booming game pokemon go. Game ini sangat menghebohkan terutama bagi pecinta game ataupun gamers di dunia. Kamu harus cermat untuk mencari pokemon di dunia nyata. Dan harus dimainkan dengan dengan smartphone dengan spesifikasi yang cukup. Beragam pokemon yang memiliki kemampuan yang bagus dan unik dalam hal serangan dan bertahan. Kalau kalian perhatikan, jenis-jenis pokemon mirip dengan hewan yang ada di dunia nyata. Jadi agar kamu lebih mengetahui lebih jelas tentang jenis hewan apa saja yang terdapat di pokemon go. Kami akan memberikan 10 hewan yang terdapat di pokemon. So let's check it out.

Alomomola : ikan 

      Alomomola ialah spesies pokemon berbentuk ikan. Ia berwarna merak muda, dan memiliki punggung besar dan sirip ventral menyerupai tangan, masing-masing dibagi menjadi empat bagian. Ia juga memiliki mata yang bulat dengan iris emas. Ia mempunyai kekuatan untuk menyembuhkan pokemon lain. Ia biasa ditemukan di laut lepas. 

Archen : burung

     Archen ialah spesies pokemon berbentuk burung. Ia dipercaya sebagai leluhur semua pokemon burung. Ia memiliki kepala besar berwarna merah ditutupi sisik, dan leher yang memiliki bulu berwarna biru dan merah. Ia juga memiliki mata putih lebar dengan pupil hitam dan tidak ada iris. Ia biasa ditemukan di dalam hutan.
  

Basculin : ikan  

     Basculin ialah spesies pokemon berbentuk ikan. Ia berwarna hijau, tubuh bulat telur, sirip meruncing ke belakang dan ekor berbentuk trapesium. Sebuah garis hitam tebal menutupi bagian atas tubuh mereka dari mulut ke ekor dan sirip punggung yang berwarna putih dengan empat tonjolan menyerupai paku dan juga rahang bawah mereka menjorok ke depan rahang atas mereka. Basculin juga dikonsumsi oleh manusia dan dianggap sangat lezat.

Beartic : beruang 

     Beartic ialah spesies pokemon berbentuk beruang. Ia memiliki bulu putih kebiruan dengan seberkas shaggy pada bagian belakang. Tiga paku es menggantung dari rahang bawah, membentuk jenggot. wajahnya terdiri dari moncong panjang, mata hitam seperti manik-manik, dan telinga bulat. Ia juga memiliki cakar hitam depan besar dan bantalan kaki. Beartic mampu pembekuan napas sendiri, dan akan membuat jalur di air menggunakan teknik ini. Ini mendiami wilayah utara di mana ia menangkap mangsa di perairan dingin.


Blitzle : kuda 

Blitzle ialah spesies pokemon berbentuk kuda. Ia memiliki moncong bulat yang besar, hidung gelap dan oval, mata biru dengan sclera kuning. Di atas kepalanya pendek, telinga berbentuk segitiga berwarna biru. Di bawah lutut, kakinya berwarna putih dengan kuku hitam. Ekornya pendek dan berwarna putih.

Bouffalant : kerbau 

     Bouffalant ialah spesies pokemon berbentuk kerbau besar dan memiliki afro gelap di atas kepalanya. Dua besar tanduk melengkung, masing-masing dengan dua berwarna emas menyerupai cincin, menonjol dari afro tersebut. Memiliki kulit cokelat berbulu yang berakhir pada lutut dan tidak mencakup wajahnya. Ia juga memiliki hidung besar abu-abu, dan mata kuning yang sebagian disembunyikan oleh rambutnya. Ada tanda air mata hitam langsung di bawah matanya.


Carracosta : kura-kura

     Carracosta ialah spesies pokemon berbentuk kura-kura. Ini memiliki struktur biru berbatu bertatahkan di wajah, punggung, dan sisi dada membentuk "topeng" atau shell. Ia juga memiliki sirip yang panjang dengan tonjolan jari hitam di ujung. Carracosta memiliki ekor tebal dan kaki yang pendek dengan dua kaki. Carracosta memiliki rahang yang sangat kuat dan memiliki kekuatan yang cukup untuk membuka lubang di bagian bawah kapal tanker. Carracosta pernah tinggal di jutaan laut tahun yang lalu dan sekarang dianggap punah.

Cobalion : rusa

     Cobalion ialah spesies pokemon berkaki empat berbentuk rusa.  Ia memiliki tanduk bergerigi kuning mirip dengan bentuk petir. Ia memiliki leher dan kaki yang panjang, ada bintik-bintik abu-abu kecil. Ia memiliki bulu putih di bawah leher. Pada bilah bahu ada tonjolan kuning yang menyerupai sirip.


Crustle : keong 

     Crustle ialah spesies pokemon berbentuk keong. Ia memiliki shell yang sangat besat, yang menyerupai blok dari sedimen dengan beberapa lapisan dan strata. Ujung capitnya dan enam kaki berwarna abu-abu gelap. Ini memiliki dua mata kuning mencolok. Crustle memiliki ekor lurus yang tersembunyi di bawah cangkangnya. Ia sangat kuat, sampai-sampai ia bisa membawa batu berat untuk waktu yang lama, bahkan melalui tanah kering di mana ia berada.


Heatmor : Tenggiling

     Heatmor ialah spesies pokemon berbentuk tenggiling. Ia memiliki  ekor yang penyok ke atas dan memiliki lubang di dalamnya, serupa dengan knalpot. Ia memiliki pergelangan tangan dan kaki berwarna krem. Ia memiliki bule berwarna merah dengan garis-garis kuning seperti lava cair. Dan ia juga memiliki band berwarna menyerupai pipa, yang mengarah ke ekornya.