Showing posts with label buaya. Show all posts
Showing posts with label buaya. Show all posts

Wednesday, September 7, 2016

5 Jenis Buaya Yang Ada Di Indonesia



     Buaya adalah reptile bertubuh besar yang hidup di air. Secara ilmiah, seluruh spesies anggota crocodylidae termasuk buaya ikan. Pada umumnya buaya menghuni habitat perairan tawar seperti sungai, danau, dan rawa.

     Makanan utama buaya adalah hewan-hewan bertulang belakang seperti ikandan jenis reptile lainnya. Buaya merupakan hewan purba yang hanya sedikit berubah karena evolusi. Berikut akan kami sajikan informasi 5 jenis buaya yang ada di Indonesia:

Buaya Siam (Crocodylus Siamensis) 

Buaya siam merupakan jenis buaya yang termasuk kedalam daftar Critically Endangered atau kritis. Buaya ini berasal dari siam, selain di indonesis buaya siam juga dapat dijumpai di Thailand, Vietnam, Malaysia, Laos, dan Kamboja. Di Indonesi buaya Siam hanya terdapat di daerah Jawa dan Kalimantan.

Buaya Muara

Buaya muara sering ditemukan di Indonesia. Buaya ini adalah spesies buaya terbesar, ganas, dan terpanjang diantara jenis-jenis buaya di sunia lainnya. Buaya muara dapat ditemukan mulai dari teluk benggala hingga Fiji.

Buaya Kalimantan (Crocodylus Raninus)

Buaya ini memiliki ciri-ciri yang mirip dengan buaya muara. Buaya ini dapat ditemukan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.


Buaya Senyulong (Tomistoma Schlegelii)

Buaya senyulong erupakan buaya terbesar di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Buaya seyulong memiliki perbedaan yang unik dibandingkan dengan jenis buaya lainnya yaitu moncongnya yang sempit.


Buaya Irian (Crocodylus Novaeguneae)

Buaya irian hanya terdapat di Pulau Irian di Indonesia. Bentuk tubuhnya mirip dengan buaya muara tapi memiliki tubuh yang lebih kecil dan berwarna lebih hitam.


Itulah 5 jenis buaya yang ada di Indonesia,semoga artikel ini menambah pengetahuan kamu tentang jenis-jenis buaya yang ada di Indonesia.

Sunday, August 7, 2016

6 Hewan Petualang Paling Ekstrim di Dunia


     Kehidupan merupakan sebuah jalan yang panjang yang penuh dengan rintangan. Coba tanyakan kepada bar-tailed godwits (sejenis burung), European eels (belut Eropa), estuarine crocodiles (sejenis buaya) and Northern elephant seals (gajah laut) bagaimana "perjalanan" hidup mereka. Keempat hewan tsb merupakan hewan petualang. Mari kita lihat bagaimana "kisah unik" perjalanan mereka. 


1. Bar-Tailed Godwit


  
   Selama dua kali dalam setahun, bar-tailed godwit, sejenis burung petualang akan menempuh perjalanan sepanjang 14.000 mil (sekitar 22.530,816 kilometer dari Alaska (belahan bumi utara) hingga Selandia Baru (belahan bumi selatan) dan akan kembali lagi ke lokasi semula saat musim semi. Menakjubkan bukan? Burung ini dapat menempuh jarak sejauh itu dengan terbang selama 8 hari tanpa berhenti sejenak untuk makan maupun istirahat. 

     Bandingkan dengan burung lain, yang hanya bisa menempuh jarak dua kali lebih pendek dari bar-tailed godwit. Dan bandingkan dengan pesawat terbang buatan manusia, yang hanya bisa bertahan untuk terbang di udara selama 82 jam (sekitar 3 hari 10 jam).

    Bagaimana bisa burung kecil ini bisa mencapai tujuannya di belahan bumi selatan nun jauh di sana tanpa tersesat? Burung ini mungkin memiliki kompas alami dalam tubuh mereka. Mereka juga hemat dalam menggunakan energi saat terbang dan memiliki bentuk tubuh yang aerodinamis.

2. European Eel


  
   Berbicara mengenai petualang yang mengesankan, tak lengkap rasanya jika tak membicarakan belut satu ini. European eel alias belut Eropa berenang dari Eropa menuju laut Sargasso (berlokasi di utara Atlantik) sejauh 3.418 mile (sekitar 5.500,74 kilometer). 

  Mereka melakukan perjalanan sejauh itu hanya untuk melakukan perkimpoian dan bertelur. Ketika telurnya menetas, belut ini akan kembali ke Eropa. Seperti bar-tailed godwit, mereka juga hemat dalam mengkonsumsi energi saat bertualang.

3. Estuarine Crocodiles



    Buaya muara ini memiliki panjang hampir 7 meter dan berat hampir 450 kg. Buaya ini juga diketahui bisa menyebrang samudera untuk menuju tempat tujuannya. Dulu, orang-orang akan terkejut sekali jika melihat buaya ini mendekati pantai. Hewan ini banyak ditemukan di sungai, rawa dan muara payau, dan akan kembali ke lautan saat pasang. Saat surut, buaya ini akan kembali ke tepi pantai.

4. Northern Elephant Seals


     
    Penghuni asli samudera Pasifik ini menghabiskan banyak waktunya dengan melakukan perjalanan untuk mencari tempat makan hingga Alaska. Gajah laut jantan secara spesifik akan menghabiskan kurang lebih 250 hari dalam setahun menempuh jarak lebih dari 13.000 mile (sekitar 20.921,472 kilometer)Sedangkan betinanya, biasa melakukan travelling selama 300 hari dalam setahun (cutinya 65 hari ) dan menempuh jarak 11.000 mile (sekitar 17.702,784 kilometer).

     Tidak ada mamalia lainnya selain Northern elephant seal ini yang menghabiskan waktu selama itu untuk bertualang. Jika sedang "nganggur" alias tidak bertualang, mereka biasanya akan melalukan perkimpoian :kimpoi: ataupun berganti (lapisan) kulit.


5. Ikan Salem





    Pada musim bertelur, ikan salem akan berbondong-bondong kembali ke tempat asal ikan ini dilahirkan, di sungai jauh di atas dataran tinggi. Perjalanan ikan salem dari laut menuju hulu sungai memerlukan pengorbanan. Banyak rintangan, bahaya alam yang keras harus dihadapinya. Perjalanan ribuan kilometer, ombak besar, arus deras, batu karang yang tajam dan bahkan dengan melawan arus dilaluinya di laut.

  Memasuki sungai, ikan salem kembali menempuh arus deras, terkaman binatang pemangsa, bukit yang terjal, dan segala macam jerat manusia. Untuk mencapai tujuan di hulu sungai yang ada di tempat tinggi, ikan salem harus berjuang melompati jeram dan air terjun, atau bendungan yang tinggi. Ikan itu harus berenang dengan kecepatan 30 kilometer per jam agar mempunyai daya lompat setinggi tiga setengah meter!.

     Semua rintangan dan bahaya tidak mengurungkan niat ikan salem untuk bertelur. Tubuh yang terluka akibat benturan bebatuan sungai tidak bisa membuat surut. Satu tujuan dilakukan untuk meneruskan generasi. Sesampai di hulu sungai, dalam keadaan lelah dan terluka, ikan salem mencari tempat terbaik bagi sarangnya, meletakkan telurnya dan akhirnya mati.

6. Monarch Butterfly


  
  Kupu-kupu Monarch adalah jenis kupu-kupu yang termasuk ke dalam famili Danaidae. Kupu-kupu ini memakan tanaman perdu tahunan, Asclepias L. yang merupakan tanaman beracun pada sebagian hewan. 

     Senyawa kimia dari tanaman tersebut akan terakumulasi hingga kupu-kupu mencapai fase dewasa dan menjadi pertahanan dirinya. Predator, seperti burung akan menghindari kupu-kupu Monarch karena rasanya yang tidak enak untuk dimakan. Kupu-kupu ini memiliki sayap berwarna coklat terang dengan batas garis hitam dan titik-titik putih. Setiap tahunnya, kupu-kupu ini dapat bermigrasi dari wilayah Kanada ke Meksiko yang berjarak tempuh 4.500 km dengan jarak tempuh 80 km per hari.  Populasi kupu-kupu ini akan tiba di Meksiko pada awal November dan tinggal di daerah hutan cemara Michoacan hingga bulan Februari.

Monday, July 25, 2016

10 Hewan Yang Terdapat di Pokemon (Generasi Kedua)

      Tahun 2016 ini sedang booming game pokemon go. Game ini sangat menghebohkan terutama bagi pecinta game ataupun gamers di dunia. Kamu harus cermat untuk mencari pokemon di dunia nyata. Dan harus dimainkan dengan dengan smartphone dengan spesifikasi yang cukup. Beragam pokemon yang memiliki kemampuan yang bagus dan unik dalam hal serangan dan bertahan. Kalau kalian perhatikan, jenis-jenis pokemon mirip dengan hewan yang ada di dunia nyata. Jadi agar kamu lebih mengetahui lebih jelas tentang jenis hewan apa saja yang terdapat di pokemon go. Kami akan memberikan 10 hewan yang terdapat di pokemon. So let's check it out.

Totodile : buaya

     Totodile ialah spesies pokemon berbentuk buaya berwarna biru. Ia pokemon bertipe air. Ia mempunyai cakar dan gigi yang tajam. Ia biasa tinggal di danau, sungai, dan pinggiran pantai. Ia juga memiliki kebiasaan yang aneh yaitu suka menggigit apapun termasuk majikannya sendiri. Salah satu jurus yang dimilikinya yaitu Dragon Claw

Ampharos : lembu

    Ampharos ialah spesies pokemon berbentuk lembu atau biri-biri. Ia pokemon bertipe electric. Ia mempunyai telinga kerucut dengan garis-grais hitam dan bola merah di dahinya. Dan juga memiliki ekor hitam bergaris panjang dengan bola merah di ujungnya. Bola di ekornya juga dapat bersinar sangant terang. Ia biasa ditemukan di padang rumput.

Aipom : monyet

    Aipom ialah spesies pokemon berbentuk monyet. Ia pokemon bertipe normal. Ia memiliki ekor yang panjang dan tangan tiga jari di ujungnya. Ia juga memiliki bule yang berwarna ungu dan memiliki jambul di atas kepalanya. Ia biasa ditemukan di puncak-puncak pohon. 

Ariados : laba-laba

     Ariados adalah Pokémon yang menyerupai laba-laba. Ia memiliki tubuh merah dengan garis-garis hitam dan tanda-tanda pada belakang yang membentuk wajah. Di tengah pusat di kecil, tanduk putih. Selain itu, ia juga memiliki mata ungu kecil dan sepasang rahang putih. Ariados mempunyai cakar kecil yang memungkinkan untuk merayap pada langit-langit dan dinding. Ia biasa ditemukan di kedalaman hutan.

Chinchou : ikan

     Chinchou ialah spesies pokemon berbentuk ikan. Ia berbentuk bulat biru kecil dengan sepasang sirip putih dan dua kaki biru. Ia memiliki keunikan di matanya seperti tanda plus. Ia juga memiliki dua antena yang berposisi dibelakang seperti dua ekor. Chinchou dapat mengeluarkan sengatan listrik di antenanya. Chinchou biasa ditemukan di kedalaman laut.

Donphan : gajah

      Donphan ialah spesies pokemon berbentuk gajah. Ia menyerupai ban hitam yang panjang di punggungnya. Ia berwarna abu-abu dan mempunyai sepasang gading putih. Donphan memiliki kemampuan untuk meringkuk menjadi bola dan keras berguling-guling seperti roda. Setelah mulai mengamuk, ia akan hampir tak terbendung. Ia biasa ditemukan di daerah pegunungan.



Delibird : penguin

     Delibird ialah spesies pokemon berbentuk penguin. Ia berbulu merah akan tetapi wajah dan dadanya diselimuti bulu putih. Ia mempunyai paruh kuning muda dan bercak putih tunggal di perutnya. Ia memiliki ekor yang dapat menyembuhkan dan menyerang lawannya. Delibird biasa ditemukan di pegunungan.

Gligar : kelelawar

     Gligar ialah spesies pokemon berbentuk kelelawar. Tubuhnya berwarna ungu, kepala dan tubuh kira-kira sama ukurannya. Memiliki kuping dan mata yang berbentuk segitiga dan memiliki dua gigi runcing di rahang atasnya. Ia juga memiliki penjepit besar. Gligar dapat mengeluarkan gelombang suara untuk mendeteksi rintangan di sekitarnya. Gligar biasa ditemukan di pegunungan, dan membuat sarang di sisi-sisi tebing.

Granbull : anjing

      Granbull ialah spesies pokemon berbentuk anjing. Ia berwarna ungu dan memiliki taring di rahang bawahnya. Saking besar rahangnya, ia sulit untuk menegakkan kepalanya. Ia memiliki telinga yang melengkung dan hidung berwarna hitam. Ia mempunyai sifat yang pemalu akan tetapi jika ia diserang, ia akan mengigit tanpa pandang bulu. Granbull banyak ditemukan di perkotaan.

Kingdra : kuda laut

      Kingdra ialah spesies pokemon berbentuk kuda laut. Ia memiliki sisik yang berwarna biru dan duri kecil dengan satu cabang diatas kepalanya. Ia juga mempunyai sirip putih dan moncong yang kuat, untuk menyemprot air dengan kekuatan yang dahsyat. Ia memiliki kekuatan untuk menciptakan pusaran air yang besar. Kingdra biasa ditemukan di kedalaman laut.