Showing posts with label burung. Show all posts
Showing posts with label burung. Show all posts

Friday, September 23, 2016

Budidaya Jangkrik



     Pada musim hujan, jangkrik akan ramai bernyanyi menghiasi suara malam. Banyak pedagang menjual jangkrik dan berbagai aksesorisnya seperti kandang dan pakan di sekolah-sekolah dasar, karena anak-anak jaman dahulu sangat antusias memiliki jangkrik sebagai hewan peliharaan. Sekarang ini, seiring dengan perkembangan budidaya burung berkicau yang semakin disukai, jangkrik sering dijadikan pakan burung berkicau. Jangkrik merupakan pakan burung paling favorit selain kroto (telur semut). Dengan adanya fakta tersebut, tidak heran jangkrik menjadi komoditas yang sangat dicari dipasaran, terutama oleh para peternak dan pecinta burung berkicau. Hal ini menjadikan budidaya jangkrik sebagai peluang usaha yang sangat ditekuni dengan sungguh. Berikut kami tampilkan video budidaya jangkrik:


Friday, September 9, 2016

Merawat Cucak Hijau Untuk Rajin Berbunyi


     Cucak ijo atau cucak hijau merupakan jenis burung yang memiliki warna hijau ditubuhnya dan warna hitam pada bagian sayapnya. Cucak hijau dikenal dengan burung cica daun besar, dan burung ini terkenal dengan suaranya yang merdu dan warnanya yang bervariasi dan indah. Burung ini salah satu burung yang paling popular dikalangan para pecinta burung.

     Bila kamu memiliki burung cucak hijau dan ingin membuatnya rajin berbunyi, berikut ini akan kami sampaikan cara merawat cucak hijau untuk rajin berbunyi:
  1. Pilihlah jenis kelamin jantan, biasanya jenis kelamin jantan lebih sering berbunyi dibandingkan jenis kelamin perempuan.
  2. Gantilah pakan setiap 2 hari sekali, pakan yang diberikan sebaiknya berkadar protein 12-18 persen. Pemberian pakan hendaknya bervariatif dengan tujuan kebutuhan cucak hijau akan karbohidrat, mineral, protein, dan vitamin tercukupi.
  3. Berikanlah makanan tambahan seperti jangkrik, berilah 2 dampai 3 ekor setiap pagi dan sore hari. Bias juga ditambahkan dengan ulat hongkong cukup 1 sendok makan untuk 2 sampai 3 hari.
  4. Perhatikan juga kebersihan kandang, karena akan mempengaruhi kenyamanan burung cucaj hijau. Bersihkan setiap hari dan berilah air yang sudah direbus dan bias juga air mineral.
  5. Sebelum burung ini dimandikan alangkah baiknya di angina-anginkan, kurang lebih 30 menit. Setelah itu bias langsung kamu mandikan.
  6. Dibutuhkan latihan, latihan bias dilakukan dengan MP3 dan juga dengan burung yang sudah pandai berbunyi. Latihan ini dilakukan pada jam 10 sampai dengan jan 2 sore.
     Itulah informasi yang bias kami sampaikan tentang merawat cucak hijau untuk rajin berbunyi. Semoga cara diatas dapat mebuat burung cucak hijau kamu rajin berbunyi.

Sunday, August 7, 2016

6 Hewan Petualang Paling Ekstrim di Dunia


     Kehidupan merupakan sebuah jalan yang panjang yang penuh dengan rintangan. Coba tanyakan kepada bar-tailed godwits (sejenis burung), European eels (belut Eropa), estuarine crocodiles (sejenis buaya) and Northern elephant seals (gajah laut) bagaimana "perjalanan" hidup mereka. Keempat hewan tsb merupakan hewan petualang. Mari kita lihat bagaimana "kisah unik" perjalanan mereka. 


1. Bar-Tailed Godwit


  
   Selama dua kali dalam setahun, bar-tailed godwit, sejenis burung petualang akan menempuh perjalanan sepanjang 14.000 mil (sekitar 22.530,816 kilometer dari Alaska (belahan bumi utara) hingga Selandia Baru (belahan bumi selatan) dan akan kembali lagi ke lokasi semula saat musim semi. Menakjubkan bukan? Burung ini dapat menempuh jarak sejauh itu dengan terbang selama 8 hari tanpa berhenti sejenak untuk makan maupun istirahat. 

     Bandingkan dengan burung lain, yang hanya bisa menempuh jarak dua kali lebih pendek dari bar-tailed godwit. Dan bandingkan dengan pesawat terbang buatan manusia, yang hanya bisa bertahan untuk terbang di udara selama 82 jam (sekitar 3 hari 10 jam).

    Bagaimana bisa burung kecil ini bisa mencapai tujuannya di belahan bumi selatan nun jauh di sana tanpa tersesat? Burung ini mungkin memiliki kompas alami dalam tubuh mereka. Mereka juga hemat dalam menggunakan energi saat terbang dan memiliki bentuk tubuh yang aerodinamis.

2. European Eel


  
   Berbicara mengenai petualang yang mengesankan, tak lengkap rasanya jika tak membicarakan belut satu ini. European eel alias belut Eropa berenang dari Eropa menuju laut Sargasso (berlokasi di utara Atlantik) sejauh 3.418 mile (sekitar 5.500,74 kilometer). 

  Mereka melakukan perjalanan sejauh itu hanya untuk melakukan perkimpoian dan bertelur. Ketika telurnya menetas, belut ini akan kembali ke Eropa. Seperti bar-tailed godwit, mereka juga hemat dalam mengkonsumsi energi saat bertualang.

3. Estuarine Crocodiles



    Buaya muara ini memiliki panjang hampir 7 meter dan berat hampir 450 kg. Buaya ini juga diketahui bisa menyebrang samudera untuk menuju tempat tujuannya. Dulu, orang-orang akan terkejut sekali jika melihat buaya ini mendekati pantai. Hewan ini banyak ditemukan di sungai, rawa dan muara payau, dan akan kembali ke lautan saat pasang. Saat surut, buaya ini akan kembali ke tepi pantai.

4. Northern Elephant Seals


     
    Penghuni asli samudera Pasifik ini menghabiskan banyak waktunya dengan melakukan perjalanan untuk mencari tempat makan hingga Alaska. Gajah laut jantan secara spesifik akan menghabiskan kurang lebih 250 hari dalam setahun menempuh jarak lebih dari 13.000 mile (sekitar 20.921,472 kilometer)Sedangkan betinanya, biasa melakukan travelling selama 300 hari dalam setahun (cutinya 65 hari ) dan menempuh jarak 11.000 mile (sekitar 17.702,784 kilometer).

     Tidak ada mamalia lainnya selain Northern elephant seal ini yang menghabiskan waktu selama itu untuk bertualang. Jika sedang "nganggur" alias tidak bertualang, mereka biasanya akan melalukan perkimpoian :kimpoi: ataupun berganti (lapisan) kulit.


5. Ikan Salem





    Pada musim bertelur, ikan salem akan berbondong-bondong kembali ke tempat asal ikan ini dilahirkan, di sungai jauh di atas dataran tinggi. Perjalanan ikan salem dari laut menuju hulu sungai memerlukan pengorbanan. Banyak rintangan, bahaya alam yang keras harus dihadapinya. Perjalanan ribuan kilometer, ombak besar, arus deras, batu karang yang tajam dan bahkan dengan melawan arus dilaluinya di laut.

  Memasuki sungai, ikan salem kembali menempuh arus deras, terkaman binatang pemangsa, bukit yang terjal, dan segala macam jerat manusia. Untuk mencapai tujuan di hulu sungai yang ada di tempat tinggi, ikan salem harus berjuang melompati jeram dan air terjun, atau bendungan yang tinggi. Ikan itu harus berenang dengan kecepatan 30 kilometer per jam agar mempunyai daya lompat setinggi tiga setengah meter!.

     Semua rintangan dan bahaya tidak mengurungkan niat ikan salem untuk bertelur. Tubuh yang terluka akibat benturan bebatuan sungai tidak bisa membuat surut. Satu tujuan dilakukan untuk meneruskan generasi. Sesampai di hulu sungai, dalam keadaan lelah dan terluka, ikan salem mencari tempat terbaik bagi sarangnya, meletakkan telurnya dan akhirnya mati.

6. Monarch Butterfly


  
  Kupu-kupu Monarch adalah jenis kupu-kupu yang termasuk ke dalam famili Danaidae. Kupu-kupu ini memakan tanaman perdu tahunan, Asclepias L. yang merupakan tanaman beracun pada sebagian hewan. 

     Senyawa kimia dari tanaman tersebut akan terakumulasi hingga kupu-kupu mencapai fase dewasa dan menjadi pertahanan dirinya. Predator, seperti burung akan menghindari kupu-kupu Monarch karena rasanya yang tidak enak untuk dimakan. Kupu-kupu ini memiliki sayap berwarna coklat terang dengan batas garis hitam dan titik-titik putih. Setiap tahunnya, kupu-kupu ini dapat bermigrasi dari wilayah Kanada ke Meksiko yang berjarak tempuh 4.500 km dengan jarak tempuh 80 km per hari.  Populasi kupu-kupu ini akan tiba di Meksiko pada awal November dan tinggal di daerah hutan cemara Michoacan hingga bulan Februari.

Wednesday, July 27, 2016

10 Hewan Yang Terdapat di Pokemon (Generasi Keenam)

      Tahun 2016 ini sedang booming game pokemon go. Game ini sangat menghebohkan terutama bagi pecinta game ataupun gamers di dunia. Kamu harus cermat untuk mencari pokemon di dunia nyata. Dan harus dimainkan dengan dengan smartphone dengan spesifikasi yang cukup. Beragam pokemon yang memiliki kemampuan yang bagus dan unik dalam hal serangan dan bertahan. Kalau kalian perhatikan, jenis-jenis pokemon mirip dengan hewan yang ada di dunia nyata. Jadi agar kamu lebih mengetahui lebih jelas tentang jenis hewan apa saja yang terdapat di pokemon go. Kami akan memberikan 10 hewan yang terdapat di pokemon. So let's check it out.

Aromattisse : burung

     Aromattisse ialah spesies pokemon berbentuk burung. Ia memiliki bulu berwarna merah muda degan busur hitam di punggungnya. Wajahnya seperti topeng atau masker, dan memiliki sepasang tanduk dengan warna kuning ditengahnya. Mempunyai mata yang merah, iris hitam, dan bulu mata yang hitam. Ia juga memiliki tiga cakar tajam di masing-masing tangannya. Ia dapat mengeluarkan bau yang wangi sampai bau yang busuk.  





Beedrill : tawon


     Beedrill ialah spesies pokemon berbentuk tawon. Tubuhnya berwarna kuning, memiliki empat kaki, dan tidak memiliki lubang pigmen. Kepala beedrill berbentuk bulat agak meruncing, mata yang merah, dan antena hitam dengan tikungan tajam di tengah. Kaki depannya berbentuk kerucut untuk menyengat lawan. Ia juga memiliki sayap bulat berurat dan stinger lain dibagian perutnya. Beedrill biasanya hidup berkelompok. Ia biasa hidup di hutan.




Braixen : rubah


     Braixen ialah spesies pokemon berbentuk rubah. Mayoritas warna bulunya ialah kuning, memilki kaki hitam, lengan, wajah dan lehernya berwarna putih dan ekornya berwarna oranye gelap. Mempunyai bulu panjang di pipinya dan bulu kecil putih meliputi bahu dan dada. Ketika mulutnya terbuka, terlihat dua gigi runcing di atas rahangnya. Ia mempunyai api ranting yang menyala digunakan untuk berkomunikasi dan menyerang musuh.


Bunnelby : kelinci


     Bunnelby ialah spesies pokemon berbentuk kelinci. Ia memiliki telinga besar berwarna abu-abu dengan warna merah muda di dalamnya. Memiliki kepala abu-abu yang besar, hidung merah, bulu abu-abu yang melekat di pipinya bersama gigi putih yang besar. Ia juga memilki bitnik coklat di kakinya. Telinga Bunnelby adalah cukup kuat untuk menyekop kotoran dan memotong akar-akar pohon.


Clauncher : udang


     Clauncher ialah spesies pokemon berbentuk udang dan memliki dua antenna kuning diatas kepalanya. Ia memiliki dua cakar : cakar kanannya lebih besar dari kirinya, setiap segmen pada perut dan cakarnya memiliki garis berwarna abu-abu. Ia memiliki empat kaki yang kecil dan melengkung. Ia juga memiliki mata yang bulat, mulut yang runcing, dan pupil hitam kecil. Clauncher menggunakan cakarnya yang lebih besar untuk menembakan air yang dapat menghancurkan batu.



Fletchling : burung


     Fletchling ialah spesies pokemon berbentuk burung. Ia memiliki kepala oranye kemerahan, dengan tanda kuning segitiga dibelakang matanya. Tubuh dan sayap mereka berwarna abu-abu, dan ada bulu tipis putih pada sayap. Ia memiliki ekor panjang berwarna hitam dan berbentuk “V”. Kaki, paruh dan matanya berwarna hitam. Kakinya tipis dan kurus, dengan dua jari kaki menghadap ke depan dan satu menunjuk ke belakang.


     Fletchling sangat ramah dan terkenal karena suara mereka yang indah. Mereka berkomunikasi dengan menggunakan celetuk dan mereka menggerakan bulu ekor untuk memberi sinyal satu sama lain.


Froakie : katak


     Froakie ialah spesies pokemon berbentuk katak. Ia memiliki empat kaki, kulit biru, tangan putih, dan garis biru gelap dari pusat kepala sampai hidung. Matanya berwarna kuning, irisnya hitam, dan terdapat gelembung besar di dada dan punggung dan juga dua gelembung kecil di hidung. Gelembung tersebut berguna untuk mengurangi kerusakan dari serangan lawan. Ia juga memiliki tiga jari tangan dan dua jari kaki. Meskipun mempunyai sikap periang akan tetapi ia sangat waspada dari sekitarnya.


Furfrou : anjing


     Furfrou ialah spesies pokemon berbentuk anjing. Ia mempunyai bulu putih tebal yang menutupi tubuhnya dan bulu hitam di kaki dan wajah. Ia memiliki mata bulat, dengan kelopak mata biru, iris merah, moncong runcing dengan hidung bulat di ujung, dan telinga berbentuk persegi panjang. hidung bulat di ujung, dan telinga berbentuk persegi panjang. Furfrou dikenal loyal kepada Trainer-nya.




Gogoat : kambing


Gogoat ialah spesies pokemon berbentuk kambing berkaki empat. Ia tertutup bulu coklat gelap di punggung, sekitar perut, dan kaki. Di leher-nya terdapat daun hijau memanjang sampai ekornya. Ia memiliki hidung hitam dan mata merah. Diatas kepala mereka terdapat tanduk hitam melengkung. Gogoat memilki kemampuan untuk merasakan hawa orang lain dan jika merasa terancam, ia akan menyerang dengan tanduknya. Gogoat biasa ditemukan di pegunungan.





Hawlucha : elang


Hawlucha ialah spesies pokemon berbentuk burung elang. Ia memiliki sayap merah yang terhubung dengan ekornya, dan memiliki tangan cakar yang kecil. Ia memiliki bulu merah di dada, warna bulu putih di daerah perut, dan kaki kuning kecil. Ia juga memiliki paruh merah kecil, matanya yang berwarna kuning, dan irisnya yang hitam. Ia dapat cekatan dalam mengontrol posisi di udara, dengan menggunakan sayapnya.